06 December 2007

Ikan Tapa memang (pernah) ada

Disebut juga ikan tapah(Wallago Leerie/leerii) adalah ikan air tawar terbesar, untuk menambah pengetahuan warga Rambang Dangku tentang ikan tersebut, berikut ini saya petikkan diskusi dari http://www.fishyforum.com/ :

Aryanto :
... ada artikel tentang Ikan Arapaima Gigas. Ikan tawar terbesar di dunia dari Sungai Amazon. Dan disebut pula, yang bisa menjadi saingan secara ukuran adalah Ikan Lele Sungai Mekong (Thailand) dan Ikan Tapa (Indonesia), Saya jadi ingat.. kalau pas mancing di pedalaman Sungai Batanghari, menurut penduduk setempat ada ikan raksasa yang disebut Ikan Tapa, Konon ikan itu yang mbaurekso daerah setempat. Dan, konon kalau ikan ini menyabitkan ekornya mampu menenggelamkan perahu saking besarnya...Beberapa bulan yang lalu, di Jambi juga gempar karena seorang pemancing berhasil mendapatkan Ikan Tapa seberat 42 kg di daerah Aur Duri….

Roel :
….Ikan Tapah hidup di sungai yang besar, dengan dasar sungai yang berlumpur dan air yang mengalir dengan perlahan. Ikan ini amat lembap dan biasa menyembunyikan diri di dalam lubang-lubang yang terdapat di tebing sungai dan terusan atau mengekalkan diri di dasar sungai untuk mencari makanan.Ikan Tapah adalah pemangsa yang kuat makan. Makanan untuk ikan dewasa termasuk ikan yang lebih kecil, krustasia, dan moluska, manakala anak ikan biasanya makan serangga. Oleh itu, ikan ini adalah ikan perosak, khususnya terhadap ikan-ikan lain yang lebih bernilai.Ikan Tapah membiak pada musim panas sebelum musim hujan. Oleh itu, banyak ikan duri ini boleh ditemukan pada musim panas.Badan Ikan Tapah panjang dan amat padat. Ikan ini boleh tumbuh sehingga 2.4 meter (8 kaki) panjang. Kepalanya lebar, dengan mulut yang besar dan melekuk. Sudut-sudut mulutnya menjangkau ke belakang matanya. Gigi ikan ini amat tajam dan boleh menggigit manusia. Matanya kecil sahaja, dengan tepi di sekelilingnya. Ikan Tapah mempunyai dua pasang duri, dengan sirip dorsal yang kecil dan sirip belakang yang amat panjang.

Abrisam :
…Ikan tapah nama latinnya kalau tidak salah Wallago Leerie. bentuknya sperti ikan lele dan memiliki gigi yg tajam. Di sentra ikan hias barito kayaknya ada toko yg jual. …

Bh3t0x :
Semasa saya kecil di Palembang pernah melihat orang membawa seekor ikan dengan gerobak dorong dengan bobot kurang lebih 60-100 kg yang akan dibawa menuju pasar ikan. Ketika kutanyakan ikan itu disebut masyarakat dengan nama ikan Tapah. Bentuknya mirip dengan lele, tapi lebih mendekati dengan jenis ikan Lais…

Audi :
...bentuknya hampir sama dengan ikan patin tapi warnanya agak hitam belang kecoklatan, ntar kalo saya kepasar kalo ada yang besar akan saya foto buat mas aryanto, terakhir di sungai musi mendapatkan ikan tapah seberat 250 kg kira2 tahun 1998 bertepatan setelah jatuhnya pesawat singapore airland di s. musi

Pada posting lama(musim bekarang), saya pernah menyebut ikan tapa yang terakhir saya saksikan seberat 11 kg, ternyata kalau dibaca dari forum diskusi tadi ikan tapa seberat itu mungkin masih bayinya.

4 comments:

AgusNN said...

Bagus Juga Nih... Setujuh Banget.. Maaf Komentar saya lain.. Saya Seorang IT... Programmer, Webmaster, Database administrator, Server Administrator... Asli Berasal dari desa Dangku, Saya ingin berhubungan dengan banyak IT..IT yang berasal dari Rambang dangku.. Bagaimana kalau kita buat Semacam forum, perkumpulan, komunitas,dan juga kita bisa komunikasi sesama IT yang berasal dari rambang dangku.. bahkan kita bisa bangun dam kembangkan sendiri website rambang dangku.
salam.

AgusNN..
Email: agusnn@mhp.co.id, agus_nn@yahoo.com.
Flash : www.mhp.co.id/agusnn.swf

Aran said...

woow.. canggih, saya juga seorang IT tapi tidak terlalu dalam, cuma d3 dan kebetulan punya akses internet fasilitas kantor
OK, saya catat alamatnya

MUSIDA said...

ikan tapah itu kalo nggak salah termasuk genus Pangasius ya? Banyak terdapat di sungai-sungai yang dalam airnya dan tenang. ukurannya bisa sampai 250kg tuh...pantes aja kalao bisa menenggelamkan perahu nelayan.

al-qolam said...

mantab bos..salam mania



Distributor Alat Pancing